SofaVolta 88, 6 Januari 2026
Rilis tiap Selasa | "Hidup tuh kayak naek sepeda. Supaya terus seimbang, kamu mesti bergerak." (Albert Einstein, tokoh intelektual dunia dan peraih Nobel Fisika tahun 1921)
SofaVolta 88, 6 Januari 2026 ngebahas ini:
VOLTARAGA: Cegah Diabetes Mulai dari Sekarang
VOLTATEKNO: Chatbot MIA, Teman Curhat yang Tepat Buat yang Lagi Galau
VOLTAPERSONA: Stop Berprasangka di Keseharian Kita
VOLTABACA: Desculpe a Poeira, Surga Buku di Brasil Buat yang Seneng Baca
VOLTASINEMA: “Human Resource”, “The Imaginary Dog and the Lying Cat” (”架空の犬と嘘をつく猫” / “Kakuu no Inu to Uso wo tsuku Neko”)
VOLTARAGA
Cegah Diabetes Mulai dari Sekarang
Viral postingan di medsos tentang seorang perempuan muda yang divonis diabetes bikin siapa aja kuatir. Penyakit yang dulu biasa diderita orang-orang tua, sekarang muncul di anak muda usia 20an tahun. Bahkan udah nyasar remaja dan anak-anak.
Sering ngonsumsi makanan atau minuman manis dituding jadi penyebabnya. Contoh makanan dan minuman manis yang disukai anak-anak misalnya snack kemasan, jajanan kekinian yang rasanya manis, minuman sasetan manis, soft drink manis, dan lain-lain.
Karena makanan dan minuman manis itu enak dan nagihin, jadi nggak liat takaran lagi deh pas ngonsumsinya. Apalagi kalo ada gerai atau produk makanan/minuman manis baru selalu fomo pengin nyobain kan?
Masalahnya, ada yang seneng asupan manis tapi berlebihan. Udah gitu ogah minum air putih. Wadududu, dobel kombo banget mah itu. Lama-lama pertahanan tubuh ya jebol.
Gaess, diabetes tuh penyakit kronis dimana tubuh nggak mampu lagi ngeproses gula karena saking banyaknya. Pas kadar gula dalam darah di atas normal, di saat itu pula tubuh kita mulai ngeluarin tanda-tanda diabetes.
Ada kalimat terkenal dari para ahli: diabates adalah ibu dari segala penyakit. Itu karena diabetes bisa menimbulkan berbagai komplikasi di seluruh tubuh. Sebegitu berbahayanya penyakit ini, gaess. Dia diem-diem tapi menghanyutkan.
Data dari Federasi Diabetes Internasional (IDF) tahun 2024 bilang kalo 20,4 juta orang dewasa Indonesia punya penyakit diabetes. Jumlah penduduk dewasa Indonesia kira-kira 185,2 juta orang kan. Artinya prevalensi orang dewasa Indonesia yang kena diabetes adalah 11,3 persen!
Ngeliat kebiasaan orang Indonesia yang seneng asupan manis, IDF bikin estimasi kalo jumlah penderita diabetes di Indonesia bisa mencapai 28,6 juta pada tahun 2050! OMG… Maka dari itu harus kita cegah bareng-bareng mulai dari sekarang. Caranya?
Pertama, diet sehat dan kontrol makanan dan minuman manis supaya nggak berlebihan. Asupan sehari-hari juga mesti kaya serat, rendah gula, dan rendah lemak.
Catet ya gaess.. Makan/minum manis boleh-boleh saja, asal jangan berlebihan. Bukankah semua yang berlebihan itu nggak baik?
Perhatikan porsi dan frekuensi agar nggak terlalu banyak ngonsumsi asupan manis. Kalo perlu, atur jadwal makan dan ngemil biar nggak berlebihan. Bisa pake tool to-do-list atau calendar yang bantu kita bikin jadwal makan dan ngemil yang lebih sehat.
Penting banget gaess: mengonsumsi air secara rutin. Dirangkum dari website Diabetes.co.uk, minum air ngebantu merehidrasi darah pas tubuh berusaha nyingkirin kelebihan glukosa lewat urin.
Lebih lanjut, website itu juga ngungkap fakta menarik dari sebuah penelitian tahun 2011 silam. Responden yang minum lebih dari satu liter air per hari ternyata punya risiko 28 persen lebih rendah kena hiperglikemia (kelebihan level gula dalam darah) dibandingkan dengan mereka yang minum kurang dari 500 ml air per hari.
Kedua, olahraga secara teratur gaess, setidaknya 20 menit setiap hari. Boleh jalan kaki, lari, bersepeda atau berenang. Aktivitas itu ngebakar kalori dalam jumlah siginifikan.
Ketiga, kurangi stres atau kalo bisa jangan sampai stres ya gaess. Hati-hati, stres bisa ngefek langsung ke kadar gula dalam darah. Penting untuk nemuin cara ngelola stres, misalnya ngejalanin hobi, yoga, jalan-jalan ke hutan kota, atau aktivitas lain yang nyenengin.
Keempat, periksa kesehatan diri secara rutin, termasuk tes gula darah gaess. Ini bisa ngebantu deteksi diabetes lebih awal.
Kalau kamu karyawan perusahaan, biasanya perusahaan ngadain medical check up (MCU) atau pemeriksaan medis tahunan. Jangan sampai skip even penting itu supaya kamu bisa tau kondisi kesehatanmu secara umum.
Tapi kalo kamu freelancer atau masih nganggur, kamu bisa meriksain diri secara mandiri di puskesmas, apotek atau laboratorium klinik terdekat.
Oh ya, kamu bisa manfaatin “Cek Kesehatan Gratis Ulang Tahun / Umum” lewat aplikasi Satu Sehat. Periksanya nanti di puskesmas sesuai dom kamu ya gaess. Baca dulu infonya di sini.
Kalo hasil MCU bagus ya Alhamdulillah. Nah kalo ternyata ada tanda awal diabetes, pastinya dokter bakal ngasi saran terapi lebih lanjut buat ngontrol level gula darah.
Yok bisa yok kita sama-sama jaga kesehatan biar terhindar dari diabetes.
Podcast Bang Radit dan dr. Gia Pratama ini penting buat kita, khususnya di menit 7:15 sampai 18:00.
Bacaan berfaedah:
15 Cara Mencegah Penyakit Diabetes (Tepat dan Mudah)
Begini Trik Mudah untuk Mengurangi Konsumsi Gula
VOLTATEKNO
Chatbot MIA, Teman Curhat yang Tepat Buat yang Lagi Galau
Tau kan gaess kalo chatbot AI bisa jadi teman curhat? Mungkin kamu sering curhat sama dia tentang macem-macem. Sayangnya, sebagian jawaban chatbot AI yang biasa dipake sama orang-orang dikhawatirkan kasih jawaban yang salah dan bahkan berbahaya gaess.
Sebagai contoh, orang diarahin buat nyelakain orang lain termasuk keluarga sendiri dan bahkan bundir. Itu beneran kejadian gaess di Aussie sana. Wadu, serem juga yaa...
Nah, berkaca dari fenomena itu, Brain and Mind Centre di University of Sydney ngembangin chatbot bernama MIA. Kepanjangannya mental health intelligence agent atau agen intelijen kesehatan mental. Chatbot AI ini diklaim lebih cerdas dan aman, udah gitu bisa mikir dan bertindak seperti seorang profesional kesehatan mental.
Data training-nya nggak dari internet, tapi dari database dan pengetahuan internal yang terdiri dari sejumlah riset berkualitas tinggi. Ketika seseorang nanya-nanya di area chatbot, MIA bisa menilai gejala pasien, bisa mengidentifikasi kebutuhan mereka juga, serta nyocokin kondisi yang mereka alami dengan saran yang tepat.
Sumber info: ABC
VOLTAPERSONA
Stop Berprasangka di Keseharian Kita
Gaess, kadang pas kita liat atau ngobrol sama seseorang, secara nggak sadar kita punya pikiran sendiri tentang mereka. Pendek kata, kita nge-judge mereka misalnya “kok dia kerja di situ sih, mestinya bla bla...”, atau “kok dia kerja kayak gitu sih? mestinya bla bla… “, atau “mau-maunya dia sama orang itu, kok bisa sih?”
Tahun udah ganti gaess, udah basi kali kalo kita masih punya pikiran kayak gitu sama orang lain. Kalo dipikir-pikir, mereka yang ngejalanin kok kita yang ribet? Wkwkwk...
Dalam psikologi sosial, hal seperti itu disebut fundamental attribution error atau kesalahan atribusi fundamental. Menurut website SimplyPsychology, kondisi ini terjadi ketika seseorang punya bias kognitif untuk berasumsi bahwa tindakan/perilaku seseorang tuh bergantung pada “jenis” kepribadian orang tersebut, bukannya dari aspek sosial dan lingkungan yang memengaruhi orang tersebut.
Simpelnya gini gaess, seseorang menilai perilaku orang lain sebagai cerminan karakter pribadi tapi mengabaikan faktor eksternal yang memengaruhinya. Contoh nih, seorang karyawan telat datang trus dicap nggak disiplin, padahal ada serentetan kejadian yang dia alami pas otw ke kantor. Mulai dari baby-nya rewel dan tantrum, udah gitu jalanan yang dia biasa lewati macet parah karena ada kecelakaan beruntun.
Masih contoh di kantor, ada karyawan yang pendiem dan wajahnya minim senyum. Kita ngelabelin dia si jutek karena keliatannya nggak ramah samsek. Padahal sebenarnya dia lagi punya masalah pelik di rumahnya.
Misal di jalan ngeliat orang naek motor ngebut trus menyalip sana-sini, kita mikirnya orang itu pasti arogan dan nggak sabar. Padahal bisa jadi dia sedang buru-buru karena ada situasi darurat di rumahnya. Istrinya mau lahiran mungkin, atau habis ditelpon tetangganya kalo ortunya jatuh di taman dan kondisinya nggak sadar...
Itu semua masih contoh simpel ya gaess, pandangan individu terhadap individu lain. Kesalahan atribusi fundamental juga bisa terjadi di level kelompok seperti antar gender, komunitas, suku, bangsa, bahkan agama. Banyak sekali contohnya dan kadang kita nggak sadar kalo itu termasuk kesalahan atribusi fundamental.
Nah kalo itu kalo terjadi di lingkup tersebut bisa bahaya banget gaess, karena bisa menimbulkan prasangka, diskriminasi, ataupun konflik sosial. That’s why kita mesti stop kebiasaan mikir yang kayak gitu.
VOLTABACA
Desculpe a Poeira, Surga Buku di Brasil Buat yang Seneng Baca
Kapan hari minSof komen di X tentang sebuah toko buku cakep di Sao Paulo, Brasil. Nah, sekarang waktunya ngebahas ini gaess.
Nama toko buku itu adalah Desculpe a Poeira, lokasinya di jalan Sebastião Velho no.28A, Pinheiros, Sao Paulo, Brasil. Lokasinya di tepi jalan berbatu cobblestone yang posisinya di antara jalan Simão Álvares dan Mourato Coelho.
Jadi ini adalah toko buku seken gitu gaess, resmi dibuka Juli 2014. Pemiliknya bernama Ricardo Lombardi, usianya 54 tahun. Dulunya dia kerja jadi jurnalis majalah gitu, bahkan pernah jadi salah satu direktur salah satu perusahaan internet top.
Jadi ceritanya dia mundur dari perusahaan itu untuk fokus ngelakuin hal-hal yang dia senengin yaitu buka toko buku. Mindset-nya gokil, nyari cuan dari rencana B ke rencana A yaitu bisnis buku.
Allright... Nama toko bukunya kan Desculpe a Poeira, diambil dari nama weblog-nya di Blogspot. Dia nulis macem-macem artikel tema budaya di situ. Dalam bahasa Inggris, kalimat itu artinya “excuse the dust” atau maafkan debunya.
Dia juga terinspirasi dari ungkapan penulis Amerika Dorothy Parker “excuse my dust”. Mungkin karena dia jualan buku-buku seken yang mungkin kondisinya ada yang berdebu. Seakan-akan dia minta maaf duluan kalo ada debu di buku bagus yang ditemuin sama pembelinya.
Buku-buku memenuhi rak buku dari lantai sampai plafon gitu gaess. Ada juga yg ditumpuk di luar, ada yang di rak dan di atas meja.
Luas toko bukunya kira-kira 3 x 6,2 atau 18,6 meter persegi. Atapnya lumayan tinggi, 2.72 meters. Toko ini tadinya garasi yg disewa-sewain sama ibunya, trus disewain ke dia. Ibunya tinggal di apartemen di bangunan yg berbeda tapi masih di satu kompleks yg sama sih.
Seiring waktu, bisnis bukunya lumayan oke. Ricardo mampu ngerenov toko bukunya di taun 2023. Renovasi dikerjain sama Nitsche Arquitetos.
Total ada lima ribuan buku di tokonya. Koleksi buku yg dijual moyoritas dari koleksi pribadinya, trus ada juga yang beli dan donasi teman-temannya. Koleksi buku-bukunya terutama dari Eropa. Selain buku juga ada vinyl, CD, DVD, termasuk buku langka yg susah ditemuin di toko buku konvensional.
Itu baru di tokonya, di unit apartemen ibunya ada lebih banyak buku-buku, kira-kira 10rb buku. Semua buku-buku yang dijual diseleksi sama Ricardo, jadi dia nggak asal jualan buku.
Toko buku ini buka Selasa sampai Jumat jam 12,00 sampai 20.00 dan Sabtu jam 11.00 sampai 18.00. Minggu dan Senin tutup ya gaess. Selain di toko fisik, dia juga nawarin buku-buku jualannya di website Estante Virtual.
Referensi: Superfuture, DCNews, ArchDaily, DRAFT
VOLTASINEMA
“Human Resource”
Sutradara: Nawapol Thamrongrattanarit | Pemeran: Prapamonton Eiamchan, Paopetch Charoensook, Pimmada Chaisakaoen, Chanakan Rattana-Udom | Produksi: Happy Ending Film, Jai Studios, Bangkok City Gallery | Tahun: 2025 | Negara: Thailand | Bahasa: Thai | Genre: drama | Durasi: 122 menit
Tentang Fren, karyawan kantoran yang udah kerjaannya bejibun, penuh tekanan, bosnya toxic, ditambah gaji pas-pasan, tapi diem-diem hamil. Pekerjaannya karyawan HRD yang sehari-hari nginterview pelamar, menilai kehidupan mereka tapi dia malah pusing sama kehidupannya sendiri.
Suaminya hepi pas tau dia hamil, tapi Fren malah stres. Ngebayangin punya anak di tengah kondisi yang serba sulit tuh serasa nonton film horor. Apalagi ketika harus nurutin tuntutan sosial yang seakan nyedot energinya. Film yang bikin setiap orang merenung karena nyindir isu sosial ekonomi masyarakat moderen.
“The Imaginary Dog and the Lying Cat”
Judul asli: (”架空の犬と嘘をつく猫” / “Kakuu no Inu to Uso wo tsuku Neko”) | Sutradara: Yukihiro Morigaki | Pemeran: Mahiro Takasugi, Marika Ito, Mai Fukagawa | Produksi: Humax Entertainment | Tahun: 2025 | Negara: Jepang | Bahasa: Jepang | Genre: drama | Durasi: 125 menit
Tentang Yamabuki Haneko yang tumbuh di tengah keluarganya yang bermasalah. Semasa kecil dia sudah terbiasa dengan pahit getir kehidupan. Bapaknya selengki sama perempuan lain. Ibunya depresi setelah adiknya meninggal tapi denial dan nganggep masih hidup.
Kakak perempuannya pengin minggat aja dari rumah karna nggak tahan sama kondisi keluarganya. Yamabuki kecil pastinya ngerasa stres juga lah. Tapi dia nemu sesuatu yang membuatnya terhibur, ngelus anjing khayalannya. Pas SMP, dia malah naksir perempuan yang umurnya lebih tua.
Waktu berlalu, Yamabuki jadi pria dewasa and ngejalanin hidupnya sendiri. Pas umurnya 25 tahun, neneknya meninggal, jadinya dia ketemu lagi sama keluarganya deh. Nah, dia pengin mereka bisa bersatu lagi kayak dulu. Cuman apa mereka mau?
Seluruh konten tulisan di nawala ini ditulis oleh Todd SofaVolta, penulis dan knowledge curator yang fokus di area self development dan personal growth untuk membantu pembaca muda menemukan perspektif baru untuk bertumbuh dalam hidup dan karier.
Seluruh konten teks di nawala ini tidak di-generate oleh aplikasi AI manapun.
Dilarang menyalin atau mengambil konten nawala SofaVolta baik sebagian ataupun keseluruhan untuk keperluan apapun.
Sampaikan kritik dan saran membangun ke: surat.sofavolta@gmail.com atau DM ke akun X @sofavolta.
SofaVolta juga eksis di Medium, Bluesky, Thread, Instagram, dan channel Telegram Sofavolta.





